Program Pengembangan Kompetensi Guru

Pengembangan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling Bagi Guru Kelas SD

Rancangan program, tujuan dan capaian, data guru kelas SD, desain program, linimasa, serta mekanisme pelaksanaan.

Rancangan Program

Rancangan Program

Prinsip rancangan di bawah ini disusun agar pembelajaran terasa relevan, terstruktur, dan tetap dekat dengan kebutuhan nyata guru kelas SD.

1
01

Berorientasi pada kebutuhan nyata

Berfokus untuk membekali Guru BK dan non-BK agar dapat menjadi pembimbing/mentor bagi murid.

2
02

Interaktif dan partisipatif

Metode gamifikasi yang akan melibatkan peserta untuk sharing ide dan pengalaman, diskusi kelompok, studi kasus, serta simulasi.

3
03

Materi relevan dan kontekstual

Fokus kepada permasalahan nyata murid termasuk isu kekinian seperti kesehatan mental murid dan menawarkan solusi praktis bukan teoritis.

4
04

Microlearning dan modular

Materi dibagi dalam modul singkat dengan muatan dan pengemasan yang praktis, mudah diingat, dan aplikatif.

5
05

Keberlanjutan

Pelatihan mulai dari pencetakan fasilitator nasional dan daerah kemudian diseminasi di daerah pada Hari Belajar Guru atau waktu yang disepakati.

6
06

Terdokumentasi dan terpantau

Seluruh perangkat dan aktivitas belajar peserta terdokumentasi dalam LMS RGTK dan dapat dipantau keterlaksanaannya.

7
07

Belajar melalui pengalaman melakukan

Menekankan keterlibatan aktif peserta melalui pengalaman langsung, refleksi, dan penerapan keterampilan dalam situasi nyata atau simulasi, sehingga memperkuat pemahaman, internalisasi, pengambilan keputusan, serta kemampuan memecahkan masalah secara kritis dan mendalam.

Tujuan dan Capaian Program

Tujuan dan Capaian Program

Bagian ini merangkum arah besar program serta keluaran capaian yang diharapkan dari proses belajar peserta.

Meningkatkan kompetensi guru dalam pembinaan karakter positif dan pengembangan pribadi, sosial, belajar dan karir murid melalui pendekatan bimbingan dan konseling serta layanan pembelajaran yang bernuansa bimbingan dan konseling yang menyeluruh dan berkelanjutan dengan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan gembira untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Capaian Program
  1. 1.Guru mampu membantu murid mengeksplorasi potensi, minat, dan bakat melalui teknik asesmen psikologis.
  2. 2.Guru terampil menerapkan bimbingan langsung di kelas untuk membantu murid mengelola emosi dan stres akademik.
  3. 3.Guru mampu membantu murid membentuk growth mindset yang menumbuhkan resiliensi sehingga murid berkembang optimal pada aspek pribadi, sosial, akademik, dan karier.
  4. 4.Guru mampu menumbuhkan pembiasaan karakter positif yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa.
  5. 5.Guru mampu menjalin koneksi dan melakukan komunikasi empatik dalam upaya memberikan dukungan awal kepada murid sesuai dengan kebutuhan psikososial.
  6. 6.Guru menguasai kompetensi sebagai penghubung partisipasi semesta antara keluarga, sekolah, masyarakat dan media serta berbagai pihak dalam melaksanakan proses bimbingan karakter dan pengembangan potensi murid secara maksimal.
  7. 7.Guru menguasai berbagai pendekatan untuk mengoptimalkan peran seluruh ekosistem sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan.
Data Guru Kelas (SD)

Data Guru Kelas (SD)

Visualisasi berikut merangkum data guru kelas SD yang menjadi dasar pemetaan dan penyusunan desain program.

Guru SD Mengajar BK dan Latarbelakang BK
keteranganCOUNTA of ptk_terdaftar_id
Mengajar BK + Latar BK658
Mengajar BK + Tidak Latar BK271
Tidak Mengajar BK + Latar BK1147
Grand Total2076
Status Sekolah
status_sekolahCOUNTA of ptk_terdaftar_id
Negeri782
Swasta1294
Grand Total2076
Status Kepegawaian
sta_asnCOUNTA of ptk_terdaftar_id
1. PNS123
2. PPPK241
3. BPNS1712
Grand Total2076

Jumlah Guru BK SD

Total2076Tiga kategori latar belakang
Mengajar BK + Latar BK32%
658 orang
Mengajar BK + Tidak Latar BK13%
271 orang
Tidak Mengajar BK + Latar BK55%
1147 orang

Jumlah Guru BK SD

Total2076Status sekolah
Negeri38%
782 orang
Swasta62%
1294 orang
Desain Program

Desain Program Pengembangan Kompetensi

Bagian ini menampilkan alur persiapan dan penyiapan fasilitator nasional agar desain program terasa konkret dan mudah dipahami.

1

PERSIAPAN

(diselenggarakan pusat)

Penyusunan Pedoman & Panduan
Penyiapan Bahan & Perangkat Bimtek
Koordinasi Pengembangan LMS Bimtek di RGTK
Digitalisasi & Uji Coba LMS pada RGTK
Identifikasi Sasaran Peserta Program
Penyamaan Persepsi Narasumber
Sosialisasi dengan UPT & Bimtek Admin LMS UPT
Pengembangan Sistem Informasi Seleksi Peserta
2

PENYIAPAN FASNAS

(diselenggarakan pusat)

Bimbingan Teknis Fasilitator Nasional
  • Bimbingan Teknis Fasilitator Nasional
  • Koordinasi Persiapan Bimbingan Teknis (zoom awal peserta)
  • Pembelajaran Mandiri melalui LMS
  • Pelatihan Tatap Muka
  • Penilaian dan Pemberian Sertifikat
Output (Fasnas):
  • Guru SD
Keterangan :
Fasnas dari guru SD tidak melatih fasda

Rencana Pelaksanaan Bimtek Fasilnas PKBKSD

RegionTanggalLokasiJumlah PesertaJumlah Peserta PerkelasJumlah Kelas
127-30 AprJakarta130324
Jumlah130
Linimasa

Linimasa PKBKSD Tahun 2026

Timeline ini menyatukan aktivitas persiapan, implementasi, dan tindak lanjut program dalam format yang mudah dipindai.

Maret
  1. 1.Penyusunan bahan & perangkat bimtek
  2. 2.Identifikasi SDM
  3. 3.Koordinasi pengembangan LMS bimtek di RGTK
  4. 4.Penyamaan persepsi narasumber
April
  1. 1.Sosialisasi kepada UPT
  2. 2.Bimtek Fasilitator Nasional PKBKSD oleh Pusat
  3. 3.130 orang
Juni-Desember
  1. 1.Pelatihan PKBKSD oleh UPT
  2. 2.1950 orang
  3. 3.Implementasi (OJL) 7 Jurus BK oleh peserta
  4. 4.Pendampingan implementasi oleh FasNas, narasumber, dan/atau UPT
  5. 5.Supervisi implementasi
  6. 6.Sosialisasi materi 7 Jurus BK dan praktik baik implementasi di sekolah
Mekanisme Program

Mekanisme Program

Bagian ini menampilkan media pembelajaran, alur belajar peserta, dan pembagian peran para pihak dalam satu rangkaian program.

Media Pembelajaran
Materi Pokok Program PKBKSD
Foto Program

Materi Pokok Program

Tersedia 24 file pembelajaran yang dikelompokkan dalam 4 kategori: Panduan Umum, Panduan Fasilitator, Bahan Tayang, dan Modul. Buka halaman detail untuk akses lengkap.

Panduan Umum (3)Panduan Fasilitator (7)Bahan Tayang (7)Modul (7)
Learning Journey

Perjalanan Belajar Peserta di LMS RGTK

1
Tes Awal
2
Akses Materi dan Perangkat
3
Refleksi Pembelajaran
4
Pembuatan RTL
5
Pengisian Instrumen Evaluasi
6
Tes Akhir
7
Unggah Portofolio
8
Terbit Sertifikat
Catatan:
  1. LMS dapat diakses oleh peserta sebelum pertemuan tatap muka berlangsung sehingga peserta dapat membaca materi terlebih dahulu.
  2. Akses materi, portofolio (hasil implementasi dan sosialisasi), dan sertifikat terbuka tanpa batas waktu selama program bimtek masih aktif.
Peran Para Pihak

Peran Para Pihak

Tugas tiap pemangku kepentingan ditulis mengikuti referensi gambar agar pembagian peran tetap jelas.

Direktorat Jenderal
  1. Menyusun norma, prosedur, dan kriteria program;
  2. Mengembangkan perangkat ajar (modul, bahan tayang, panduan fasilitator, dan perangkat pendukung lainnya), pemantauan, dan instrumen evaluasi keterlaksanaan program;
  3. Mengembangkan dan mengelola LMS;
  4. Menyiapkan data calon Fasilitator;
  5. Berkordinasi dengan UPT dan pemerintah daerah;
  6. Menyelenggarakan rapat koordinasi dengan UPT dan/atau pemerintah daerah;
  7. Menyelenggarakan bimbingan teknis penyiapan Fasilitator nasional dan admin LMS;
  8. Melakukan supervisi terhadap pelaksanaan pelatihan di daerah; dan
  9. Melakukan penjaminan mutu melalui proses pemantauan dan evaluasi serta memberikan rekomendasi perbaikan.
UPT
  1. Berkordinasi dengan Direktorat dan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pelatihan di wilayah masing-masing;
  2. Menyediakan fasilitas, sarana, dan sumber daya pendukung untuk kelancaran pelaksanaan pelatihan;
  3. Menyeleksi dan menyiapkan peserta pelatihan Fasilitator daerah;
  4. Menyelenggarakan bimbingan teknis penyiapan Fasilitator daerah;
  5. Mengusulkan pegawai sebagai admin LMS;
  6. Membangun kesepahaman dan komitmen bersama dengan kepala satuan pendidikan dari para Guru yang telah ditetapkan sebagai peserta pelatihan;
  7. Melakukan supervisi terhadap pelaksanaan pelatihan;
  8. Memantau perkembangan peserta selama proses pelatihan, termasuk implementasi on the job learning (OJL) di satuan pendidikan masing-masing;
  9. Mengumpulkan dan menganalisis umpan balik dari Fasilitator dan peserta;
  10. Menyusun laporan hasil pemantauan dan evaluasi serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk dilaporkan kepada Direktur Jenderal;
  11. Mendorong, memantau, dan memastikan peserta pelatihan untuk menyebarluaskan ilmu dan praktik baik yang diperoleh kepada rekan sejawat di satuan pendidikannya;
  12. Melakukan penjaminan mutu melalui proses pemantauan dan evaluasi mengikuti ketentuan penjaminan mutu Direktorat; dan
  13. Melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah dan/atau mitra pembangunan dalam rangka penyelenggaraan pelatihan.
Pemerintah Daerah
  1. Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya melalui dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan memiliki peran:
  2. Berkordinasi dengan Direktorat dan UPT dalam pelaksanaan program;
  3. Mengusulkan calon peserta pelatihan berdasarkan data yang disediakan Direktorat Jenderal dan mengusulkan kepada UPT;
  4. Memantau pelaksanaan OJL; dan
  5. Bekerjasama dengan UPT dalam menyelenggarakan pelaksanaan pelatihan secara mandiri.